Saham MicroStrategy (NASDAQ: MSTR) mengalami penurunan tajam kemarin, anjlok sebesar 11% seiring dengan turunnya harga Bitcoin. Namun, dalam perputaran yang mengejutkan, MSTR naik 3% dalam perdagangan pra-pasar, menandakan bahwa pembeli yang mencari penurunan mungkin mulai masuk. Pertanyaan besar sekarang: Apakah ini adalah pantulan kucing mati, atau apakah pihak yang optimis siap untuk menguasai kembali?
Analisis Grafik Saham MicroStrategy – Level Kunci yang Perlu Diperhatikan
- Level Resistensi:
- 258.56 – Resistensi pra-pasar langsung; penembusan di atas ini bisa memicu kenaikan lebih lanjut.
- 280.49 – 323.40 – Zona pasokan berat di mana penjual bisa kembali.
- 364.95 – Level kritis untuk mengonfirmasi momentum bullish.
- Level Dukungan:
- 250.51 – Saham ini melayang di sekitar level ini; penembusan di bawahnya dapat mengundang lebih banyak penjualan.
- 227.28 – 200.00 – Zona permintaan kuat yang bisa bertindak sebagai dukungan jika penurunan berlanjut.
- 182.84 – 152.26 – Target turun ekstrem jika kelemahan berlanjut.

Mengapa Saham MicroStrategy Turun?
Keruntuhan harga Bitcoin. Saat BTC turun di bawah $90,000, kekhawatiran muncul atas potensi likuidasi paksa dari posisi highly leveraged. Karena MicroStrategy adalah pemegang korporat terbesar dari Bitcoin, sahamnya bergerak hampir sesuai dengan volatilitas BTC.
Prospek MSTR – Pantulan atau Perpecahan?
Dengan rebound 3% di pra-pasar, pihak optimis berusaha untuk mengembalikan kerugian yang hilang. Namun, saham ini harus menembus di atas 258.56 untuk pemulihan yang berkelanjutan. Kegagalan untuk melakukannya dapat melihat pengujian kembali pada 250.51 atau bahkan 227.28.
Jika Bitcoin stabil, MicroStrategy dapat melihat rally penutupan pendek yang tajam. Tetapi jika BTC turun lebih jauh, harapkan lebih banyak darah di MSTR. Beberapa sesi berikutnya akan menjadi momen penentu bagi investor.