Forex

USDJPY Menguji Ulang Titik Terendah Enam Bulan Saat China Membalas Tarif AS

Published by
Written By: Michael Abadha
Share

Dolar AS terus melemah terhadap yen Jepang pada hari Jumat ketika perang tarif perdagangan global semakin meningkat. Pasangan USDJPY turun sebesar 0,48% dan di jalur untuk mencatat empat kali kerugian harian berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Agustus 2024. Selain itu, pasangan ini mencapai posisi terendah enam bulan di angka 144,54 pada saat penulisan ini, menggarisbawahi tren bearish yang berkelanjutan.

Presiden AS menambah bahan bakar pada perang tarif perdagangan dengan memperluas daftar negara yang menjadi target tarif timbal baliknya dan meningkatkan hambatan perdagangan terhadap beberapa mitra dagang terbesarnya, termasuk Uni Eropa, China, India, dan Jepang. Lebih jauh lagi, langkah Trump juga melibatkan beberapa negara paling terbelakang di dunia, membuat hampir tidak ada yang terhindar.

China telah membalas tarif sebesar 54% yang diberlakukan oleh AS setelah tambahan 34% diumumkan oleh Trump pada hari Rabu. Ekonomi terbesar kedua di dunia ini telah memberlakukan tarif 34% pada semua produk AS mulai 10 April. Selain itu, China menambahkan 11 perusahaan AS dalam daftar “entitas tidak dapat diandalkan”, secara efektif melarang mereka melakukan bisnis di negara tersebut.

Pasangan mata uang USDJPY kemungkinan akan tetap berada dalam tren menurun karena para pedagang semakin menganggap dolar sebagai mata uang berisiko tinggi di tengah pembicaraan tentang resesi AS yang mengancam. Indeks DXY yang menimbang dolar AS terhadap enam mata uang yang paling sering diperdagangkan juga berada di posisi terendah enam bulan pada saat penulisan ini, menegaskan tren bearish tersebut. Namun, yen Jepang adalah salah satu yang paling terpengaruh oleh rencana tarif Trump yang menargetkan industri otomotif.

Perkiraan USDJPY

USDJPY akan berpusat di 146,00 dan resistensi di level itu lebih menguntungkan penjual untuk tetap mengendalikan. Pasangan perdagangan ini kemungkinan akan menemukan dukungan awalnya di 145,00. Namun, momentum penurunan yang lebih kuat akan menembus di bawah angka tersebut dan menemukan dukungan berikutnya di 144,00.

Sebaliknya, bergerak di atas 146,00 akan mengalihkan momentum ke sisi atas, dengan penghalang pertama kemungkinan di 146,74. Narasi penurunan akan menjadi tidak valid jika harga menembus level itu, dan momentum yang dihasilkan bisa berpotensi mengirim harga lebih tinggi untuk menguji 147,57.

Written By: Michael Abadha

Published by
Written By: Michael Abadha