Saham Super Micro Computer Inc. (NASDAQ: SMCI) mengalami tekanan minggu ini setelah laporan dari Fortune mengungkapkan bahwa penasihat umum perusahaan meluncurkan investigasi audit internal terhadap praktik akuntansi selama kenaikan pesat yang didorong oleh AI.
SMCI telah menjadi favorit ritel dan saham infrastruktur AI yang berkinerja paling baik, melonjak berkat dorongan NVIDIA dan permintaan hyperscaler. Namun sekarang, kekhawatiran penjual pendek dan tinjauan hukum internal mengguncang kepercayaan investor.
Pada 1 April, Fortune melaporkan bahwa kepala hukum Supermicro memulai penyelidikan setelah menemukan entri yang tidak biasa dalam pembukuan perusahaan—masalah yang dilaporkan sudah disorot sebelum kenaikan saham yang parabola awal tahun ini. Berita ini menimbulkan pertanyaan baru apakah euforia AI menutupi masalah struktural yang lebih dalam.
Analisis Teknis Saham SMCI – 2 April 2025
- Harga Saat Ini: $34.71
- Tingkat Resistensi: $39.63 – $50.25 – $63.14
- Zona Dukungan: $30.90 – $17.63
- RSI: 42.79 – tren menurun
- Momentum: Bearish, RSI di bawah garis tengah

Pandangan: Keuntungan AI, Tapi Berapa Biayanya?
Fundamental SMCI tetap terkait dengan permintaan server AI—tetapi ketika tim hukum perusahaan sendiri membuka audit, narasinya berubah. Fokus investor tidak lagi hanya mengenai pendapatan dan pesanan—sekarang tentang tata kelola, transparansi, dan integritas keuntungan masa lalu.
Sampai audit selesai dan kepercayaan pasar kembali, saham SMCI tetap rentan terhadap koreksi yang lebih dalam—bahkan dalam pasar AI yang bullish.